10-04-2017 | Viral

Viral ! Video Penyandera Ibu dan Balita di Angkot Panik Dikerubungi Massa, Pelaku Ditembak Polisi

Jakarta – Aksi penyanderaan oleh pelaku penodong seorang wanita dan balita di I. Gusti Ngurah Rai, Buaran, Jakarta Timur terekam oleh salah seorang pengendara sepeda motor yang melintas di jalan tersebut.

Dalam video berdurasi 1 menit 39 detik itu terlihat jelas pelaku atas nama Hermawan (28) sedang menodongkan sebilah pisau kepada korban yang diketahui bernama Isnawati.

Mirisnya, Isnawati yang menggunakan kerudung bermotif putih itu ditodong saat sedang menggendong anak balita yang tertidur pulas.

Seakan tak peduli, Hermawan tetap menempelkan pisaunya di leher korban meski suasana di luat angkot jurusan Rawamangun-Pulogebang tersebut ramai oleh pengendara sepeda motor yang mengerubunginya.

Dalam video tersebut terdengar ucapan pelaku yang marah dan meminta warga untuk menjauh dari angkot yang dinaikinya. “Pak tolong, Pak, cepet, bubarin semua, itu cepet,” seru pelaku sembari tetap mengarahkan pisau kepada korban, Minggu (9/4/2017) malam.

Melihat reaksi pelaku, salah seorang warga berusaha menenangkan pelaku. Namun, ucapan dari warga tersebut seakan tak digubrisnya. Pelaku pun semakin nekat dengan menekankan pisau ke leher korban.

“Enggak mau. Kalau mau mati ya mati semua,” seru pelaku.

Mendengar ancaman pelaku, warga pun langsung menenangkan pelaku dan warga lain yang berang dengan perbuatannya.

foto via youtube

“Sabar, jangan itu kasihan, ditusuk-tusuk. Sopirnya takut. Ya udah tenang-tenang. Bubar-bubar,” seru salah seorang warga lain.

Merasa terjepit oleh kerumunan warga, pelaku pun meminta sang sopir untuk segera menjalankan angkotnya. Bahkan, sembari memohon, Hermawan meminta sopir bernama Cikal untuk tancap gas.

“Ya kalau enggak (mau mati) cepet majuan. Tolong pak tolong saya sopan sama bapak cepet majuin,” mohon pelaku kepada supir.

Suasana di dalam angkot berwarna merah tersebut nampak berantakan. Serpihan kaca jendela bertebaran di sekitar dan di dalam angkot.

Akhir cerita, Hermawan akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas oleh anggota Satlantas Aiptu Sunaryanto.

Melumpuhkan pelaku dengan senjata api menjadi pilihan terakhir usai cara persuasif menemui jalan buntu. Hermawan tetap menyandera ibu dan balita meski sudah ‘dirayu’ selama 30 menit.

Hingga saat ini, pelaku telah di bawa ke RS Polri Kramat Jati atas luka tembak yang didapatkannya. Untuk korban sendiri saat ini telah diamankan dan sejumlah saksi di bawa ke SPKT Polsek Duren Sawit untuk dimintai keterangan lebih lanjut.|kriminalitas

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top