31-05-2017 | Viral

Siswi Difabel Potong Kemaluan Guru Agama Karena Mau Memperk*sanya

Seorang siswi difabel harus tega melakukan hal nekat kepada guru agamanya sendiri. Karena kerap mendapat pelecehan seksual, siswi penyandang cacat di Kerala, India tersebut menyiapkan langkah perlawanan yang ekstrem namun efektif.

Hampir dalam setiap kesempatan, guru agama yang bernama Swami Gangeshananda Theert-hapada alias Hari (54) hendak memerkosa siswi tersebut. Hingga kesabarannya habis, siswi itu pun menyiapkan pisau dan memotong alat kemaluan Hari!

Melansir Grid via Tribun, Selasa (30/5/2017), insiden terjadi pada Minggu (21/5/2017) lalu di Distrik Kollam, sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Swami Gangeshananda Theert-hapada alias Hari (54) akhirnya dilarikan ke Government Medical College Hospital untuk mendapatkan perawatan.

Polisi mengatakan, wanita itu sudah dipanggil ke kantor polisi. Wanita yang tak disebutkan namanya itu mengaku telah memotong alat kemaluan Hari sebagai self-defense karena akan diperkosa. Berdasarkan keterangan dari aparat kepolisian, sekitar 90 persen kemaluan guru agama itu terpotong.
Meski begitu, juru bicara rumah sakit melalui laporan dalam deccanchronicle.com menyebutkan bahwa Hari sekarang sudah dalam kondisi stabil.

Bui Menanti

Meski pun sudah kehilangan alat kelamin, Hari tak bisa begitu saja lolos dari hukum. Setelah sembuh nanti, bui sudah menanti. Ia akan dijebloskan ke dalam penjara dengan dakwaan Undang-undang Perlindungan Anak dari Kekerasan Seksual atau Protection of Children from Sexual Offences (POCSO).

Sedangkan siswi difabel sudah diinterogasi dan polisi tidak mendakwanya. Ia tetap bebas dan hanya akan diminta menjadi saksi dalam proses pengadilan nanti.

Menurut polisi, keluarga wanita itu dan guru agama tersebut memiliki hubungan baik selama 8 tahun. Sejak lama, Hari menawarkan mengajarkan agama kepada anak mereka, wanita difabel tersebut. Pelajaran agama tersebut juga termasuk ritual untuk menyembuhkan kecacatannya.

Hari merupakan seorang anggota sebuah kuil Panmana di Chavara, Kollam. Namun setelah dikonfirmasi, ternyata pihak kuil itu malah mengatakan bahwa Hari sudah dikeluarkan sejak 15 tahun lalu.

Pelajaran Agama Hanya Modus

Rupanya, tawaran Hari untuk memberi pelajaran agama dan penyembuhan hanya modus semata. Dia beberapa kali mencoba memperkosa siswinya, sampai akhirnya sang siswi mengambil tindakan tegas memotong alat kemaluannya.

foto via DECCANCHRONICLE

Semula kepada rumah sakit, Hari mengaku telah memotong alat kelaminnya sendiri karena malu. Belakangan, barulah ia mengaku bahwa dia diserang siswinya.

Prameela Devi selaku anggota Komisi Wanita Kerala akan melindungi siswi difabel itu.|suratkabar

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top