31-05-2017 | Politik

Pengacara Rizieq: Polisi Sengaja Ngajak Perang agar FPI Bisa Dibubarkan

Jakarta – Pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro menuding polisi sengaja menabuh genderang perang dengan FPI untuk menimbulkan konflik yang berujung pada penindakan FPI.

Menurut Sugito, lewat situasi yang ada kini, polisi seakan menginginkan FPI untuk terlibat konflik vertikal dengan pemerintah. Pasalnya, dalam menjerat Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di kasus pornografi, tak ada bukti-bukti dan prosedur acara penyidikan yang dilakukan pun tidak tepat.

Hal itu, lanjut dia, menunjukkan bahwa kepolisian berusaha memancing adanya respon berupa protes keras dari massa umat Islam yang berlabelkan FPI.

“Protes keras ini distimulasi oleh polisi agar menjadi konflik vertikal antara umat Islam dengan negara, dalam hal ini kepolisian,” kata Sugito kepada wartawan, Rabu (31/5/2017)

Jika FPI merespon dengan gerakan massa yang turun ke jalan dan kemudian berbuntut terjadinya situasi kacau, maka FPI secara organisasi akan dituding sebagai pengacau.

“Pada akhirnya pemerintah akan merespon situasi ini dengan menggunakan kekuasaan formalnya untuk membubarkan FPI layaknya sikap keras terhadap HTI (Hizbut Tahrir Indonesia),” tambah Sugito.

Sugito meyakini, usaha memancing respon keras dari FPI untuk melakukan konflik vertikal ini sengaja didesain guna mendukung legitimasi pemerintah untuk menindak FPI.

foto via fajar

“Pemerintah mengetahui bahwa tokoh sentral bagi umat Islam seperti Habib Rizieq jika dibiarkan terus berkiprah akan mendelegitimasi kekuasaan pemerintah sekarang,” tutup dia.|kriminalitas

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top