10-04-2017 | Politik

Habib Rizieq Minta Ahok Dituntut Hukuman Mati

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab meminta agar terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dituntut hukuman mati, karena telah berulang kali melakukan penistaan agama.

“Jaksa harus berani tuntut penista agama dengan tuntutan maksimal 5 tahun tahun penjara. Bahkan khusus Ahok, mestinya hukuman mati karena berulang kali menista agama,” kata Habib Rizieq lewat akun Twitter-nya, Minggu (9/4/2017).

Salah satu contoh Ahok kembali menistakan agama, disebutkan Habib Rizieq, adalah soal video kampanye Ahok-Djarot terbaru, di mana di dalam video tersebut sempat menunjukan beberapa orang mengenakan peci dan sorban berteriak seperti sedang melakukan aksi unjuk rasa.

Namun begitu, dikatakan Habib Rizieq, aparat seakan-akan diam bahkan melindunginya. Ia juga menyinggung soal Kapolda Metro Jaya Irjen (Pol) M Iriawan yang meminta penundaan sidang Ahok.

“(Lagi), Terdakwa Penista Agama maen SARA dalam iklan kampanyenya. Dan (Lagi), aparat melindunginya dgn meminta Sidang Tuntutannya ditunda!,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan meminta persidangan kasus penistaan agama ditunda hingga selesai Pilkada Jakarta putaran kedua, 19 April mendatang. Alasannya, agar kondisi di Jakarta kondusif menjelang pemilihan.

Padahal, bila berdasarkan jadwal, persidangan ke-18 yang beragendakan pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan digelar pada Selasa (11/4/2017) besok.

Sementara itu soal video kampanye yang disinggung Habib Rizieq, yakni video Ahok-Djarot dengan judul “Beragam Itu Basuki Djarot” diungggah di seluruh akun sosial media pasangan calon nomor urut dua itu dan juga tim pemenangan mereka, pada Minggu (9/4/2017).

Narasi video disampaikan oleh Djarot dengan suara lantang, untuk menegaskan tentang pentingnya menjaga Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika di Jakarta.

Video berdurasi dua menit itu diawali dengan memperlihatkan dua orang perempuan seperti ibu dan anak yang ketakutan di dalam mobil karena terjebak di dalam kerusuhan, sedangkan di luar mobil tampak beberapa pemuda yang terus memukul-mukul kaca mobil.

foto : jawapos

Pada scene selanjutnya, beberapa orang dengan menggunakan sorban dan peci serta membawa spanduk, berteriak seperti sedang melakukan unjuk rasa. Kemudian dilanjutkan dengan scene seorang wanita, yang merupakan pasukan antihuru-hara, berjalan mendekati puing-puing sisa benda yang digunakan massa dalam melakukan unjuk rasa.

Video tersebut kemudian dilanjutkan dengan menampilkan berbagai suku, agama, dan budaya, juga perjuangan para pahlawan dalam meraih kemerdekaan. Tampak dalam video itu Proklamator Bung Karno dan Bung Hatta, serta Bung Tomo. Selain itu juga terlihat para atlet yang berjuang mengharumkan nama bangsa lewat olahraga.|netralnews

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top