09-04-2017 | Viral

Gempar ! Super Sadis, Satu Keluarga Tewas Dibantai di Medan

Medan – Warga Jalan Mangaan, Lorong Benteng Lingkungan 11, Kelurahan Malabar, Kecamatan Medan Deli mendadak heboh pagi tadi. Pasalnya, ada satu keluarga ditemukan tewas dengan cara mengenaskan.

Korban tewas di antaranya Riyanto (40), Sri Ariyani (40), Sumarni (80), Naya (13), Gilang (8). Mereka diduga dibantai oleh pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting membenarkan kejadian tersebut. Namun mereka belum bisa memastikan apakah motivasi pembunuhan tersebut karena perampokan atau tidak.

“Saat ini tim dari Polres Pelabuhan Belawan dan Ditreskrimum Polda Sumut masih menyelidiki kasus pembunuhan itu. Kalau motifnya belum bisa kita pastikan apakah perampokan atau tidak,” kata Rina kepada wartawan di lokasi, Minggu (9/4/2017).

Namun berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi belum menemukan adanya barang-barang korban yang hilang pasca pembunuhan sadis itu.

foto via istimewa

Kasus pembunuhan sadis ini terungkap pada pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, seorang warga bernama Wara bingung melihat lampu rumah korban masih dalam keadaan menyala padahal hari sudah siang.

Lantas, Wara memanggil-manggil pemilik rumah agar mematikan lampu rumahnya. Namun setelah beberapa kali dipanggil, tak ada sahutan dari dalam rumah korban.

Karena penasaran, Wara lantas mengintip ke pintu samping rumah korban yang dalam kondisi terbuka. Dia lantas mendekati pintu rumah dan melihat ceceran darah di lantai rumah korban.

Melihat itu, Wara langsung memanggil warga sekitar lokasi kejadian. Sontak situasi rumah korban menjadi ramai.

Salah seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya sempat melihat kalau ada orang yang bertamu ke rumah korban pada Sabtu (8/4/2017) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, pemilik rumah bernama Riyanto berkata “Kok enggak telepon aku?”

Tak lama kemudian, saksi yang merupakan tetangga dekat korban itu mendengar suara mesin sepeda motor berjalan kencang di depan rumahnya. Anak saksi sempat keluar namun tak melihat apa-apa.

Pagi harinya sekira pukul 09.00 WIB, warga melihat enam anggota keluarga itu ditemukan terkapar bersimbah darah. Dari enam orang korban, lima di antaranya tewas. Sementara seorang balita kritis.|kriminalitas

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top