14-04-2017 | Viral

Geger, Foto Mahasiswi ini Selfi Bugil Bersama Pacar Tersebar, Begini Pengakuan nya…

SAMARINDA – Jalinan cinta seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Samarinda berinisial EI, dengan pemuda berinisial HH berakhir di Polresta Samarinda. Gadis 21 tahun itu tak sanggup mempertahankan hubungan asmaranya karena kekasaran sang kekasih yang berusia 25 tahun.

Sering menerima perlakuan kasar HH yang kerap main tangan, EI memutuskan mengadukannya ke polisi. Bukan hanya perkara kekerasan, wanita ini juga mengadukan pencurian yang dilakukan kekasihnya itu, Rabu (29/3) lalu.

Entah bagaimana cerita sebenarnya, selama menjalin asmara EI dan HH rupanya memiliki kenangan bersama yang diabadikan dalam foto selfie. Bukan foto biasa, melainkan foto selfie bugil yang tersimpan dalam ponsel HH.

Diketahui, terdapat foto selfie bugil yang diabadikan HH. Opsnal Unit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap HH. Polisi dengan cepat memburu HH untuk mencegah foto bugil tersebut tersebar.
Sepekan menelusuri keberadaan pemuda yang beralamat di Jalan Damai, Kelurahan Sidodamai, Samarinda Ilir itu polisi akhirnya berhasil meringkusnya di salah satu konter ponsel di salah satu mal di Samarinda.

Dengan wajah bingung HH pucat dikepung sejumlah polisi berbaju sipil. Ketika ditanya HH tak berkelit, ia mengakui semua perbuatannya terhadap EI. Pengakuan HH langsung membuatnya dikeler ke mobil polisi. Ia diminta menunjukkan keberadaan ponsel dan laptop milik EI yang dicuri.

“Setelah barang bukti kami dapat, pelaku (HH, Red) langsung kami bawa ke Polresta Samarinda untuk diperiksa,” kata Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Sudarsono melalui Kanit Jatanras, Ipda Noval Forestriawan kepada Sapos kemarin.

foto ilustrasi via internet

Ditanya mengenai kebenaran adanya foto selfie bugil. HH mengakuinya, namun ia meyakinkan jika foto tersebut telah dihapus. “Namun tetap kami lakukan pemeriksaan untuk lebih memastikannya. Karena memang sudah tidak ada maka kami hanya bisa memproses kasus penganiayaan dan pencuriannya saja,” terang Noval.

Noval menjelaskan, berdasarkan laporan resmi EI. Tindak kekerasan yang dilakukan HH terjadi di kamar kos EI di kawasan Jalan Perjuangan IX, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara. “Kekerasan yang dilakukan pelaku yakni memukul paha korban (EI, Red). Selain itu pelaku juga mengancam korban dengan menggunakan pisau dapur ketika melakukan kekerasan,” pungkasnya. (JPG)|pojoksatu

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top