05-05-2017 | Politik

FAHRI HAMZAH TAK MAU NYALEG LAGI

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkapkan niatnya yang tak mau nyaleg lagi di Pemilu Legislatif 2019. Di dunia maya, keputusan Fahri ditanggapi sorak sorai netizen.Awalnya, Fahri merespons pertanyaan wartawan soal karangan bunga yang dikirim untuknya. Dalam salah satu ucapannya, sang pengirim meminta Fahri tidak terpilih lagi menjadi anggota DPR.

Anggota dewan dari daerah pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB) ini meresponsnya. Dia menegaskan tidak akan menjadi caleg Pemilu 2019. “Kalau saya Insya Allah tidak akan maju lagi. Saya sudah capek jadi legislatif, ngomong doang,” kata Fahri di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, kemarin.

Dia bergurau ingin mengikuti jejak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggelar acara talk show di stasiun televisi. “Kalau Ahok tadi saya dengar mau jadi talk show. Itu bagus sekali. Saya sendiri juga punya imajinasi mau ikut talk show, kalau ada TV yang mau sih,” kata Fahri.

Seperti diketahui, kemarin, Ahok mengaku setelah masa jabatannya habis Oktober tahun ini, dia enggan terjun ke dunia politik lagi. Dia juga tidak mau menjadi kader parpol maupun menjabat sebagai menteri. Ahok berencana menggarap Ahok Show secara serius dengan menggandeng stasiun televisi. “Aku mau bikin Ahok Show dengan salah satu stasiun televisi. Tapi dengan revenue sharing. Ya, jadi kalau terima iklan berapa, bagi saya lah, 20-30 persen,” ujar Ahok santai.

Nah, soal karangan bunga, Fahri tak mempersoalkannya. Kata dia, ini ekses kelanjutan dari perang di media sosial.

“Saya kira ini adalah ekor dari perang sosial media, kemudian mereka melakukan gerakan,” katanya.

Fahri malah bahagia dengan karangan bunga untuknya. Jadi, sebaiknya jangan dilarang karena menguntungkan para penjual bunga, sehingga dapat memajukan usaha kecil menengah (UKM). “Saya tidak mau ini dilarang karena saya senang tukang bunga makmur. Saya syukuri supaya lebih banyak tukang bunga yang muncul,” jelasnya.

Di Twitter, niatan politisi yang terkenal vokal ini jadi bahan obrolan. Akun @shintaradianti mengucapkan hamdallah. “Alhamdu… lillahhh,” cuit dia. Akun @amfadjri mencela Fahri. “Alhamdulillah, akhirnya anda sadar, anda tidak berguna selama ini,” cuitnya, serupa dengan @ChilaCicilia. “Bagus donk pak, eman-eman pajak kami buat gaji sampean yang kerjanya emboh.” Akun @LukyAntoryo menimpali. “Nglucuu, bapak saja sudah di pecat PKS, kinerjamu lhoo.” Akun @fauzykurro menantang Fahri. “Kenapa tidak resign sekarang aja?” kicau dia, disamber @DWC_1111. “Pantun buat @Fahrihamzah. Ke Raja Ampat ama si Agus… Semakin cepat. Semakin bagus,” cuitnya.

Akun @nu_innoe ikutan komentar. “Alhamdulillah..Silakan lengser dan menjadi negarawan yang baik. Daripada nyinyir ga jelas, sebaiknya berusaha semampunya mempertahankan NKRI,” kicaunya, disambut @antonius_adf. “Alhamdulilah. Jadi petani aja Pak. Pulang ke kampung halaman,” cuitnya.

Meski demikian, ada juga netizen yang membela Fahri. Akun @Tornado15536354 menyatakan, sebenarnya banyak yang mau menampung Fahri selain PKS. “Kalau saja bang Fahri mau, tidak sedikit partai yang mau ambil dia, karena rakyat melihat bagaimana dia menjadi Singa Senayan,” cuitnya.

Akun @rosi_ryo_ sedih jika tak ada Fahri di Senayan. “Yah…. Nggak seru dong kalau nggak ada bapak,” cuitnya, disambut @ijuluji. “Bang Fahri Hamzah menanggung beban kesepian dalam jalan yang ditempuhnya. Jalan yang tidak nyaman apalagi aman. Namun, itulah dia.”

foto : kompas

Tak jauh berbeda, komentar netizen di link berita terkait juga banyak yang bersorak-sorai. Misalnya akun @pastiu. “Secepatnya, lebih cepat lebih baik.” Akun @muislamwidodo menimpali. “Bagus deh, ga ada hasil positif ke negara dan rakyat, bikin gaduh aja.” Kendati begitu, ada juga yang memuji Fahri seperti akun @manganton. “Tapi apapun Fahri belum kedenger korupsinya,” tandasnya. ***|rmol

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top