26-04-2017 | Kriminal

Berkialaran di Media Sosial, Polisi tangkap dua PSK online

Anggota Satrekrim Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, membongkar kasus prostitusi online serta menangkap dua wanita pekerja seks komersial yang menjajakan diri melalui Twitter.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Sudarsono mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat mengenai postingan asusila dan pornografi yang diunggah kedua pelaku.
“Pada Selasa dinihari, kami berhasil menangkap dua perempuan pelaku prostitusi melalui daring. Keduanya menjajakan diri melalui Twitter,” kata Sudarsono.

Tersangka pertama ditangkap di Jalan Imam Bonjol pada Selasa dinihari sekitar pukul 01. 00 WITA. Pelakunya adalah perempuan berinisial MK.

Satu jam kemudian personel Reskrim Polresta Samarinda menangkap perempuan berinisial Jm alias Am, masih di kawasan Jalan Imam Bonjol.

Dari keduanya, polisi menyita dua buah telepon genggam, dua buah kartu telepon genggam, dan screenshoot akun Twitter kedua pelaku.

“Dari postingan pelaku di akun Twitter, sangat terlihat tidak senonoh. Pada akun media sosialnya itu, pelaku juga memberikan nomor telepon genggam yang bertuliskan Open Bo Samarinda. Ini menunjukan indikasi adanya prostitusi dan perdagangan manusia,” terang Sudarsono.

MK dan JM ditetapkan sebagai tersangka dengan dijerat pasal 27 ayat 1 Undang-undang 2008 tentang Informasi Transaksi Eletronik (ITE) dan atau pasal 29 Undang-undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi.

“Kedua kasus itu tidak terkait dan bukan satu jaringan. Mereka menjajakan melalui akun Twitter masing-masing,” kata Sudarsono.

“Kami masih mendalami pengungkapan kasus pornografi melalui media sosial tersebut untuk mengungkap apakah ada pelaku lain atau kemungkinan kedua perempuan itu terkait dalam jaringan pelaku prostitusi dengan memperdagangkan orang lain. Sejauh ini, keduanya masih disinyalir bekerja sendiri,” tambah Sudarsono.

foto ilustrasi via pojoksatu

Akun Twitter MK terakhir memposting status pada 12 Februari, sedangkan akun milik Jm terakhir update status Senin malam sekitar pukul 23. 30 WITA, atau dua jam sebelum ditangkap.

Pada kedua akun media sosial milik pelaku itu terlihat berbagai postingan yang tidak senonoh dan memberikan penawaran untuk melayani pria-pria hidung belang.|rimanews

pl31


Dapatkan secara gratis artikel unik,dan terheboh setiap hari!
loading...
Click to comment

# Terkini

gsr


Copyright © 2016 Suarahati.net By Fhazia Balqis

To Top